Nama dan fungsi tombol-tombol yang ada dalam toolbox

Nama dan fungsi tombol-tombol yang ada dalam toolbox



Assalamualaikum, Pada bahasan awal di tutorial belajar photosop kali ini, akan di bahas tentang  dasar-dasar  photosop yang berisi ulasan tentang tombol-tombol perintah beserta fungsi dan kegunaan dari masing-masing element tersebut.

1.     Mengenal toolbox

Beberapa tombol perintah dalam toolbox diawali dengan tanda segitiga disudut kanan tombol dan fungsinya untuk menampilkan tombol perintah lain yang terdapat didalamnya.
Berikut ini adalah penjelasan nama dan fungsi tombol-tombol yang ada dalam toolbox.

Tombol untuk menyeleksi

Rectangular marquee (M) : Berfungsi untuk menyeleksi objek dengan pola persegi empat.

Elliptical marquee : Berfungsi untuk menyeleksi objek dengan pola Elips.

Single row marquee : Berfungsi untuk menyeleksi objek dengan pola baris tunggal.

Single column marquee : Berfungsi untuk menyeleksi objek dengan pola kolom tunggal.
Move tool (V) : Berfungsi untuk memilih layer dan memindahkan area seleksi.

Lasso tool (L) : Berfungsi Untuk area menyeleksi dengan pola bebas (freehand).

Polygonal lasso tool (L): Berfungsi untuk membuat area seleksi dengan pola poligon.

Magnetic lasso tool (L) : Berfungsi untuk membuat area seleksi berdasarkan tonal warna.
Quick selection (W) : Berfungsi untuk membuat area seleksi berdasarkan tonal warna yang terpilih oleh ujung kuas mouse.

Magic wahn (W) : Berfungsi untuk membuat area seleksi berdasarkan warna-warna yang sejenis.

Crop tool (C) : Berfungsi untuk memotong bagian gambar tertentu, penggunaan tool ini akan berfengaruh pada gambar-gambar lain dalam semua layer.
Slice tool : Berfungsi untuk membagi gambar menjadi beberapa bagian.
Slice select : Berfungsi untuk memilih area gambar yang sudah dipotong oleh slice.


Tombol untuk menyunting


Spot healing brush : Berfungsi untuk menghapus cacat/noda pada gambar dengan cara mengklik noda pada gambar.
Healing brush : Berfungsi untuk menutup noda dengan cara : tekan alt dan klik area gambar yang masih asli dan klik pada area gambar yang bernoda.
Patch tool : Befungsi untuk menutup noda dengan cara mengambil area gambar lain untuk menutup area gambar yang bernoda.
Red eye : Berfungsi untuk menghapus efek mata merah karena kilau cahaya.
Clone stamp : Berfungsi untuk menduplikasi area gambar tertentu ke area lain gambar.
Pattern stamp : Berfungsi untuk mengisi area gambar dengan pola gambar.
Eraser tool : Berfungsi untuk menghapus area gambar tertentu.
Background eraser : Berfungsi untuk menghapus gambar berdasarkan warna gambar yang diklik pertama kali, sehingga gambar akan tampak transparan.
Magic eraser : Berfungsi untuk menghapus area gambar tertentu pada gambar secara otomatis.
Blur : Berfungsi untuk mengaburkan gambar.
Sharpen : Berpungsi untuk menajamkan gambar.
Smudge : Berfungsi untuk memberi efek seperti gosokan jari tangan pada gambar.
Dodge : Berfungsi untuk mencerahkan atau memutihkan gambar yang tampak gelap.
Burn : Berfungsi untuk menggelapkan gambar yang tampak terang.
Sponge : Berfungsi untuk menambah atau mengurangi tingkat kontras warna (saturation) pada gambar.
Brush : Berfungsi untuk membuat coretan kuas.
Pencil : Berfungsi untuk membuat coretan pensil.
Color replacement : Berfungsi untuk mengganti gambar yang dipilih/diklik pertama kali denagn warna lain.
History brush : Berfungsi untuk mengembalikan gambar ke posisi semula setelah gambar dimanipulasi.
Art history brush : Berfungsi untuk mengembalikan gambar ke posisi semula setelah gambar dimanipulasi, namun dengan tatanan style/pola kuas yang berbeda.
Gradient : Berfungsi untuk membentuk gradasi warna dengan pilihan tipe dan pola gradasi.
Paint bucket : berfungsi untuk mengisin area gambar yang memiliki warna sejenis dengan warna foreground. 
Pen : Berfungsi untuk membuat garis lurus atau lengkung.
Freeform : Berfungsi untuk membuat garis path atau bentuk vektor yang mudah yaitu dengan kita menambahkan jangkar point secara otomatis.
Add anchor point : Berfungsi untuk menambah titik labuh pada suatu path.
Delete anchor point : Berfungsi untuk menghapus titik labuh pada suatu path.
Convert anchor point : Berfungsi untuk mengubah titik labuh dari garis lurus menjadi garis lengkung dan sebaliknya.
Path selection : Berfungsi untuk memilih dan memindah posisi path.
Direct selection : Berfungsi untuk memilih satu atau beberapa titik labuh dan mengubah bentuk path.
Horyzontal type dan vertical type : Berfungsi untuk membuat teks dengan penulisan horyzontal dan vertikal.
Horyzontal type mask dan vertical type mask : Berfungsi untuk membuat seleksi dengan bentuk teks horizontal dan vertikal.
Rectangle, Rounded rectangle, Ellips, Poligon, Line, dan Costum shape : Berfungsi untuk menggambar objek berbentuk segi empat, elips, poligon, garis dan obejk dengan bentuk bebas.
Notes dan audio Anonation : Berfungsi untuk menambahkan catatan baik dalam teks maiupun suara.
Eyyedropper : Berfungsi untuk memilih warna foreground dari gambar atau tekan Alt dan klik untuk memilih warna background pada gambar.
Color sampler : Berfungsi untuk melihat nilai atau kode warna pada suatu gambar.
Measure : Berfungsi untuk mengukur jarak dan besaran sudut.
Hand : Berfungsi untuk menggeser dan mengatur posisi tampilan gambar dalam jendela dokumen.
Zoom : Berfungsi untuk memperbesar ukuran tampilan gambar, atau tekan Alt saat mengklik gambar untuk memperkecil tampilan gambar.

Tombol-tombol dengan fungsi lain

Set color : Berfungsi untuk memilih warna foreground (kotak atas) dan background (kotak bawah). Klik salah satu kotak tersebut untuk mengganti warna. Tekan D untuk menggunakan tatanan warna default (hitam dan putih). Tekan X untuk membalik warna foreground dan background.
Edit in standard mode : Berfungsi untuk menyunting gambar dalam mode standar.
Edit in quick mask mode : Berfungsi untuk menyunting gambar dalam mode mask.
Standard screen mode : Berfungsi untuk mengatur mode tampilan ruang kerja Photosop dalam format tampilan standar.
Maximize screen mode : Berfungsi untuk mengatur mode tampilan ruang kerja Photosop dalam format tampilan maksimal.
Full screen mode with menu bar : Berfungsi untuk mengatur tampilan ruang kerja Photosop dalam format tampilan penuh dalam garis menu.
Full screen mode : Berfungsi untuk mengatur tampilan ruang kerja Photosop dalam format tampilan penuh tanpa garis menu.


Mungkin sebagian yang bisa saya bagikan pada kesempatan kali ini, untuk pembaruannya mohon di tunggu saja ya. Bila ada yang tidak mengerti silahkan isi kotak komentar dibawah. Terima kasih.